• Tentang Kami
  • Tim Ruang Intelektual
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, Februari 18, 2026
Ruang Intelektual
  • Login
  • Daftar
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Ruang Intelektual
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Ilmu Mantik

Mengenal Framing

Muhammad Said Anwar Oleh Muhammad Said Anwar
23 Oktober 2021
in Ilmu Mantik
Waktu Baca: 3 menit baca
Bagi ke FacebookBagi ke TwitterBagi ke WA

Sekarang adalah momen maulid, di mana umat Islam merayakan hari kelahiran sang junjungan, Rasulullah Saw. Tokoh masyarakat, sampai bintang-bintang internasional merayakan itu. Di Mesir, seorang pesepak bola, Muhammad Salah merayakan maulid, itu terlihat di tautan twitternya.

Tapi, sebagian orang-orang yang iseng melihat kalau kata “Salah” di sini, bisa bermakna dua. Bisa bermakna nama pesepak bola, bisa juga bermakna lawan dari kata benar. Lahirlah kalimat:

“Yang merayakan maulid itu Salah”

Tapi, secara sekilas, kalimat di atas jika orang yang tidak tahu-menahu tentang Muhammad Salah, makna pertama yang terlintas adalah orang-orang yang merayakan maulid itu menyimpang dari kebenaran. Atau mungkin sering mendengar namanya, tapi makna yang paling pertama terlintas adalah lawannya benar.

Apakah kalimat itu berbohong? Tidak. Sama sekali tidak berbohong. Tapi, kalimat itu sengaja dibingkai dan dirangkai seambigu mungkin, agar lahir makna, citra, atau kesan tertentu dari yang melontarkan kalimat itu. Inilah yang disebut sebagai “framing“.

Dalam dunia jurnalistik, teknik framing ini juga ada. Anggaplah ada seorang reporter yang melihat orang muslim dibantai oleh suatu kelompok islamophobia. Ketika orang muslim ini tidak tahan lagi dibantai, mereka menyerang kembali orang-orang islamophobia ini. Reporter yang melihat ini sebagai kesempatan, langsung melaporkan adegan perlawanan orang muslim. Apa yang dilihat netizen atau penonton berita? Mereka melihat “orang muslim membantai orang islamophobia”. Akhirnya, yang menjadi korban adalah orang muslim itu lagi.

Apakah laporan yang dibawakan reporter itu bohong? Tidak. Tapi berita itu sengaja dibingkai sedemikian rupa agar menimbulkan kesan, makna, dan citra tertentu sesuai yang diinginkan oleh media yang bersangkutan. Di sinilah sisi subjektifitas media di tengah menyampaikan berita yang sifatnya objektif.

Ada sebuah ungkapan “C’est le ton qui fait la misque” (ini bukan tentang apa yang kau katakan, tapi tentang bagaiamana caramu mengatakan). Ini bisa kita coba dalam hal jual beli:

“Beli pisang goreng ini, harganya 5 Pon per pisang. Gratis sambel satu sendok”

“Beli sambel ini, satu sendok harganya 5 Pon. Gratis satu pisang goreng loh”

Pada hakikatnya, dua ungkapan ini sama. Semunya ingin ada uang lima pon lalu ditukar dengan satu buah pisang goreng beserta sambelnya. Tapi, kalau orang-orang ditanya, jawabannya pasti berbeda. Mengapa? Mereka terfokus pada bingkai kalimat itu, bukan kepada isi dari kalimat itu.

Kasus lain, ada penjual daging menawarkan jualannya:

“Daging ini mengandung 99% daging asli dan bebas kolestrol”

Namun, ketika pedagang itu ingin menjatuhkan pedagang lain, lahirlah kalimat: “Daging yang mereka jual itu, mengandung 1% kolestrol dan mengandung daging palsu”.

Kalau dicermati, kedua kalimat itu sama intinya. Daging itu memang mengandung 99% daging asli dan bebas kolestrol, tapi di saat bersamaan, daging mereka juga mengandung 1% daging palsu dan tidak bebas kolestrol. Tapi, anehnya kalau pakai bahasa penawaran di atas yang 99% itu, orang akan tertarik dengan bahasa penawaran itu. Artinya, mereka juga sudah terjebak pada bingkai kalimat atau apa yang disebut dengan framing.

Tapi, ada juga bentuk framing yang “agak lebih pintar”. Misalnya di supermarket, ada dua jenis diskon, ada yang terang-terangan diskon 50% dan ada juga diskon 25% + 25%. Pikiran pembeli “lha, bukannya keduanya itu sama saja?”. Sekilas sama, itu jika hanya terfokus pada angka 25 saja, tidak melihat prosesnya. Sejatinya, kedua diskon itu berbeda. Itu bisa kita uji:

Jika ada barang harganya Rp. 100.000, lalu diskon 50%, memang jadinyanya Rp. 50.000. Tapi, bukan berarti 25% + 25% dari Rp. 100.000 juga itu Rp. 50.000. Buktinya:

100.000 – 25% = 75.000

75.000 – 25% = 56.250

Jadi, kalau anda memilih barang yang memiliki diskon 25% + 25%, otomatis penjual itu untung Rp. 6.250. Kalau anda tidak cukup cermat dalam hal ini, maka anda sudah terjebak dalam jebakan batman atau apa yang disebut framing.

Bahkan tidak asing kan, ada kelompok yang selalu menyebut “Kembali kepada Al-Quran dan Sunnah” tapi yang dimaksud adalah mengikuti pandangan-pandangan kelompok mereka? Itu juga framing.

Kalau anda hanya fokus pada bingkaian suatu kata, maka anda terhalang untuk melihat realitas yang sesungguhnya. Anda hanya terjebak pada kepalsuan yang dibuat-buat dalam bentuk bingkai rangkaian kata.

Tags: fallacyfilsafatlogika
Artikel Sebelumnya

Tarikh Sunnah (2)

Artikel Selanjutnya

Manfaat Ilmu Kalam, Masyarakat Harus Tahu!

Muhammad Said Anwar

Muhammad Said Anwar

Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan. Mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di MI MDIA Taqwa 2006-2013. Kemudian melanjutkan pendidikan SMP di MTs MDIA Taqwa tahun 2013-2016. Juga pernah belajar di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Al-Imam Ashim. Lalu melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MANPK) Kota Makassar tahun 2016-2019. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo tahun 2019-2024, Fakultas Ushuluddin, jurusan Akidah-Filsafat. Setelah selesai, ia melanjutkan ke tingkat pascasarjana di universitas dan jurusan yang sama. Pernah aktif menulis Fanspage "Ilmu Logika" di Facebook. Dan sekarang aktif dalam menulis buku. Aktif berorganisasi di Forum Kajian Baiquni (FK-Baiquni) dan menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) di Bait FK-Baiquni. Menjadi kru dan redaktur ahli di media Wawasan KKS (2020-2022). Juga menjadi anggota Anak Cabang di Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Pada umur ke-18 tahun, penulis memililki keinginan yang besar untuk mengedukasi banyak orang. Setelah membuat tulisan-tulisan di berbagai tempat, penulis ingin tulisannya mencakup banyak orang dan ingin banyak orang berkontribusi dalam hal pendidikan. Kemudian pada umurnya ke-19 tahun, penulis mendirikan komunitas bernama "Ruang Intelektual" yang bebas memasukkan pengetahuan dan ilmu apa saja; dari siapa saja yang berkompeten. Berminat dengan buku-buku sastra, logika, filsafat, tasawwuf, dan ilmu-ilmu lainnya.

Artikel Selanjutnya

Manfaat Ilmu Kalam, Masyarakat Harus Tahu!

ARTIKEL TERKINI

Turâts dan Realitas; Sorot Syekh Ahmad Thayyib
Pemikiran

Turâts dan Realitas; Sorot Syekh Ahmad Thayyib

Dialektika intelektual seputar turâts terus bergulir hingga hari ini, khususnya di dunia Timur Tengah sendiri. Jika kita membayangkan sesuatu yang...

Oleh Muhammad Said Anwar
18 Februari 2026
Majelis Ilmu dan Salawatan; Syarah Nasihat Syekh Salim Abu ‘Ashi
Tulisan Umum

Majelis Ilmu dan Salawatan; Syarah Nasihat Syekh Salim Abu ‘Ashi

Beberapa hari terakhir, sejak halaman resmi Facebook Madyafah Al-Syekh Al-‘Adawiy mengunggah video pendek (reels) yang menampilkan nasihat Syekh Salim Abu...

Oleh Muhammad Said Anwar
11 Februari 2026
Kalau Tuhan Suci dari Perubahan, Kenapa Dia Berkehendak?
Ilmu Kalam

Kalau Tuhan Suci dari Perubahan, Kenapa Dia Berkehendak?

Pertanyaan ini hanya muncul jika sejak awal kita menerima bahwa Tuhan itu suci dari perubahan. Karena ketika Tuhan berkehendak, di...

Oleh Muhammad Said Anwar
10 Februari 2026
Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis
Tulisan Umum

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Ajakan untuk kembali kepada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. merupakan niat mulia. Bagian dari keinginan dari keinginan kuat dalam mengamalkan...

Oleh Muhammad Said Anwar
18 Januari 2026
Apakah Alam Semesta itu Kekal?
Filsafat

Apakah Alam Semesta itu Kekal?

Perdebatan antara ulama kalam dan filusuf mengenai apakah alam semesta kekal atau tidak, seperti sinar matahari jelasnya. Tidak perlu dipertanyakan...

Oleh Muhammad Said Anwar
17 Januari 2026
Brain Rot, Distraksi, dan Fokus Menuju Tuhan
Tasawuf

Brain Rot, Distraksi, dan Fokus Menuju Tuhan

Diverifikasi oleh: Maulana Syekh Bahtiar Nawir Menuju Tuhan adalah cita-cita terbesar, sekaligus utama bagi kita semua. Bukan hanya karena Dia...

Oleh Muhammad Said Anwar
8 Januari 2026

KATEGORI

  • Adab Al-Bahts
  • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Biografi
  • Filsafat
  • Fisika
  • Ilmu Ekonomi
  • Ilmu Firaq
  • Ilmu Hadits
  • Ilmu Kalam
  • Ilmu Mantik
  • Ilmu Maqulat
  • Karya Sastra
  • Matematika
  • Nahwu
  • Nukat
  • Opini
  • Pemikiran
  • Penjelasan Hadits
  • Prosa Intelektual
  • Sastra Indonesia
  • Sejarah
  • Tasawuf
  • Tulisan Umum
  • Ushul Fiqh

TENTANG

Ruang Intelektual adalah komunitas yang dibuat untuk saling membagi pengetahuan.

  • Tentang Kami
  • Tim Ruang Intelektual
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Daftar

Buat Akun Baru!

Isi Form Di Bawah Ini Untuk Registrasi

Wajib Isi Log In

Pulihkan Sandi Anda

Silahkan Masukkan Username dan Email Anda

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video

© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.