• Tentang Kami
  • Tim Ruang Intelektual
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, Februari 18, 2026
Ruang Intelektual
  • Login
  • Daftar
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Ruang Intelektual
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Opini

“Alumni Al-Azhar, Tapi Menyimpang?”

Sebuah Tanggapan

Muhammad Said Anwar Oleh Muhammad Said Anwar
30 November 2021
in Opini
Waktu Baca: 3 menit baca
Bagi ke FacebookBagi ke TwitterBagi ke WA

Beberapa hari lalu, Wawasan sebagai salah satu media di Mesir menulis berita yang berisi ungkapan yang dilontarkan oleh Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, MA., bahwa ada beberapa alumni Al-Azhar yang pemikirannya itu menyimpang dari agama. Dan ini memantik beberapa komentar di WhatsApp penulis pribadi “Kok alumni Al-Azhar itu menyimpang?” atau “Harusnya alumni Al-Azhar itu membawa ajaran Islam yang benar, bukan malahan membawa pemahaman menyimpang” dan beberapa komentar negatif yang senada dengan itu.

Baiklah, sebagai mahasiswa di Al-Azhar itu sendiri penulis mengakui bahwa ada memang beberapa alumni atau orang yang sedang belajar di Al-Azhar itu tapi pemikirannya menyimpang, bahkan ada yang memilih menjadi atheis. Bahkan jauh sebelum beliau mengungkapkan hal tersebut, atheis itu sudah ada di kelas-kelas Al-Azhar. Tapi, beda cerita lagi kalau dikatakan bahwa Al-Azhar mengajarkan pemahaman yang menyimpang. Ini sudah jatuh kepada suatu klaim yang membutuhkan pembuktian.

Sebelum jauh-jauh menuding Al-Azhar dengan tuduhan yang tidak-tidak, pastikan dulu memahami bahwa Al-Azhar itu memiliki ajaran khas yang menjadi simbol utama Al-Azhar itu sendiri.

Ajaran Al-Azhar

Jauh-jauh hari, Syekh Ali Jum’ah sudah membeberkan bahwa ajaran pokok atau manhaj Al-Azhar itu ada tiga:

Pertama, akidahnya Asy’ariyyah dan Maturidiyyah.

Kedua, fikihnya berpegang pada salah satu dari mazhab yang empat.

Ketiga, dari segi tasawuf berkiblat kepada Imam Al-Ghazali dan Imam Junaid Al-Baghdadi.

Di luar dari ketiga poin ini, maka dia tidak bisa dikatakan sebagai azhari, walaupun dia memegang ijazah yang dikeluarkan oleh Al-Azhar. Sebaliknya, walaupun ada orang yang tidak pernah belajar di Al-Azhar, tidak pernah kuliah, tapi memegang ketiga prinsip itu, maka dia adalah azhari.

Oknum dan Naungan

Pada salah satu tulisan yang pernah diposting beberapa bulan lalu, penulis mengangkat isu bom bunuh diri yang mengatasnamakan Islam pada perbuatannya. Tapi, kalau kita bertanya-tanya, apakah Islam sendiri mengajarkan bom bunuh diri itu? Jawabannya, tidak! Begitu juga Al-Azhar, ketika ada alumni yang didapati menyimpang dari ajaran Al-Azhar sendiri, bisakah Al-Azhar kita tuduh sebagai dedengkot di balik pemahaman itu? Kalau kita bernalar sehat, kita bisa bertanya begini, bagaimana mungkin Al-Azhar mengajarkan hal tersebut, sementara ajaran itu sendiri menyimpang dari Al-Azhar? Seandainya Al-Azhar melakukan itu, maka itu sama saja menampar diri sendiri. Tapi, apakah Al-Azhar yang ribuan tahun mengajarkan berpikir sehat dan mencetak kader ulama melakukan hal yang naif seperti itu? Mari panggil akal sehat untuk mengatakan tidak.

Munculnya alumni-alumni yang bernuansa liberal atau menyimpang adalah satu hal, sementara Al-Azhar mengajarkan hal-hal yang menyimpang adalah hal lain lagi. Adanya alumni Al-Azhar yang menyimpang tidak meniscayakan Al-Azhar itu mengajarkan pemikiran yang menyimpang. Sebagaimana bom bunuh diri itu, adanya tindakan itu, tidak meniscayakan Islam mengajarkan bom bunuh diri.

Al-Azhar juga tidak pernah memberikan jaminan kalau yang belajar di Al-Azhar otomatis menjadi ulama yang pikirannya baik-baik saja. Hanya saja, anggapan yang luas ada di masyarakat adalah “orang belajar di Al-Azhar otomatis menjadi orang yang pemikirannya lurus”. Sejujurnya, penulis tidak setuju dengan anggapan itu, karena buktinya tidak semua keluaran Al-Azhar itu sendiri menjadi ulama atau pemikirannya baik-baik saja. Hanya saja Al-Azhar bisa menjadi media untuk sampai menjadi derajat ulama dan pemikiran yang lurus, sebagaimana yang direstui Islam itu sendiri.

Selain itu, ketika ada keluaran Al-Azhar, yang paling pertama penulis pribadi tanyakan adalah di mana dia berguru? Mengingat di Mesir ada sangat banyak tempat belajar, baik itu kiri, kanan, maupun tengah. Di mana referensi yang dia ambil? Sebab, ada orang yang pemikirannya bisa keliru disebabkan bacaan keliru atau bacaannya benar tapi salah paham dari bacaan itu. Jadi, pemikiran itu tergantung informasi dan bagaimana dia mendapatkan informasi itu.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa ajaran Al-Azhar dan alumni liberal itu sendiri tidak ada keterkaitan logis. Menjadi liberal adalah satu hal, sedangkan ajaran Al-Azhar sendiri adalah hal yang lain, Al-Azhar tidak pernah menjanjikan pelajarnya itu akan berpikiran benar, dan pemikiran itu tergantung di mana dan bagaimana cara dia mengolah informasi.

Artikel Sebelumnya

Menjadi Agamis Tanpa Membenci Matematika

Artikel Selanjutnya

Konsep Surat An-Nur: Ayat 26, Benarkah Jodoh itu Cerminan Diri Kita?

Muhammad Said Anwar

Muhammad Said Anwar

Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan. Mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di MI MDIA Taqwa 2006-2013. Kemudian melanjutkan pendidikan SMP di MTs MDIA Taqwa tahun 2013-2016. Juga pernah belajar di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Al-Imam Ashim. Lalu melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MANPK) Kota Makassar tahun 2016-2019. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo tahun 2019-2024, Fakultas Ushuluddin, jurusan Akidah-Filsafat. Setelah selesai, ia melanjutkan ke tingkat pascasarjana di universitas dan jurusan yang sama. Pernah aktif menulis Fanspage "Ilmu Logika" di Facebook. Dan sekarang aktif dalam menulis buku. Aktif berorganisasi di Forum Kajian Baiquni (FK-Baiquni) dan menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) di Bait FK-Baiquni. Menjadi kru dan redaktur ahli di media Wawasan KKS (2020-2022). Juga menjadi anggota Anak Cabang di Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Pada umur ke-18 tahun, penulis memililki keinginan yang besar untuk mengedukasi banyak orang. Setelah membuat tulisan-tulisan di berbagai tempat, penulis ingin tulisannya mencakup banyak orang dan ingin banyak orang berkontribusi dalam hal pendidikan. Kemudian pada umurnya ke-19 tahun, penulis mendirikan komunitas bernama "Ruang Intelektual" yang bebas memasukkan pengetahuan dan ilmu apa saja; dari siapa saja yang berkompeten. Berminat dengan buku-buku sastra, logika, filsafat, tasawwuf, dan ilmu-ilmu lainnya.

Artikel Selanjutnya
Konsep Surat An-Nur: Ayat 26, Benarkah Jodoh itu Cerminan Diri Kita?

Konsep Surat An-Nur: Ayat 26, Benarkah Jodoh itu Cerminan Diri Kita?

ARTIKEL TERKINI

Turâts dan Realitas; Sorot Syekh Ahmad Thayyib
Pemikiran

Turâts dan Realitas; Sorot Syekh Ahmad Thayyib

Dialektika intelektual seputar turâts terus bergulir hingga hari ini, khususnya di dunia Timur Tengah sendiri. Jika kita membayangkan sesuatu yang...

Oleh Muhammad Said Anwar
18 Februari 2026
Majelis Ilmu dan Salawatan; Syarah Nasihat Syekh Salim Abu ‘Ashi
Tulisan Umum

Majelis Ilmu dan Salawatan; Syarah Nasihat Syekh Salim Abu ‘Ashi

Beberapa hari terakhir, sejak halaman resmi Facebook Madyafah Al-Syekh Al-‘Adawiy mengunggah video pendek (reels) yang menampilkan nasihat Syekh Salim Abu...

Oleh Muhammad Said Anwar
11 Februari 2026
Kalau Tuhan Suci dari Perubahan, Kenapa Dia Berkehendak?
Ilmu Kalam

Kalau Tuhan Suci dari Perubahan, Kenapa Dia Berkehendak?

Pertanyaan ini hanya muncul jika sejak awal kita menerima bahwa Tuhan itu suci dari perubahan. Karena ketika Tuhan berkehendak, di...

Oleh Muhammad Said Anwar
10 Februari 2026
Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis
Tulisan Umum

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Ajakan untuk kembali kepada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. merupakan niat mulia. Bagian dari keinginan dari keinginan kuat dalam mengamalkan...

Oleh Muhammad Said Anwar
18 Januari 2026
Apakah Alam Semesta itu Kekal?
Filsafat

Apakah Alam Semesta itu Kekal?

Perdebatan antara ulama kalam dan filusuf mengenai apakah alam semesta kekal atau tidak, seperti sinar matahari jelasnya. Tidak perlu dipertanyakan...

Oleh Muhammad Said Anwar
17 Januari 2026
Brain Rot, Distraksi, dan Fokus Menuju Tuhan
Tasawuf

Brain Rot, Distraksi, dan Fokus Menuju Tuhan

Diverifikasi oleh: Maulana Syekh Bahtiar Nawir Menuju Tuhan adalah cita-cita terbesar, sekaligus utama bagi kita semua. Bukan hanya karena Dia...

Oleh Muhammad Said Anwar
8 Januari 2026

KATEGORI

  • Adab Al-Bahts
  • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Biografi
  • Filsafat
  • Fisika
  • Ilmu Ekonomi
  • Ilmu Firaq
  • Ilmu Hadits
  • Ilmu Kalam
  • Ilmu Mantik
  • Ilmu Maqulat
  • Karya Sastra
  • Matematika
  • Nahwu
  • Nukat
  • Opini
  • Pemikiran
  • Penjelasan Hadits
  • Prosa Intelektual
  • Sastra Indonesia
  • Sejarah
  • Tasawuf
  • Tulisan Umum
  • Ushul Fiqh

TENTANG

Ruang Intelektual adalah komunitas yang dibuat untuk saling membagi pengetahuan.

  • Tentang Kami
  • Tim Ruang Intelektual
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Daftar

Buat Akun Baru!

Isi Form Di Bawah Ini Untuk Registrasi

Wajib Isi Log In

Pulihkan Sandi Anda

Silahkan Masukkan Username dan Email Anda

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video

© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.