Untuk memahami apa yang dimaksud dari istilah ini, saya akan memberikan sebuah kasus pidana tang berangkat dati kisah nyata. Sebelum itu, saya akan memberikan disclaimer. Saya tidak bermaksud membuka kasus lama yang...
SelengkapnyaDetailsTulisan seputar pohon porfiri itu akan menjadi pengantar yang akan memudahkan kita untuk memahami pembahasan ini, yakni seputar jins (genus). Sebelumnya sudah diberikan contoh bahwa jins itu jika diibaratkan dengan manusia, maka...
SelengkapnyaDetailsNote: Anda bisa membaca bagian ini kembali -untuk memantapkan pemahaman- setelah selesai di bagian nau' dan 'aradh 'amm. Anda juga harus memperhatikan gambar yang saya sebut "pohon" untuk memahami. Jika dikatakan atas,...
SelengkapnyaDetailsPada tulisan-tulisan sebelumnya itu masih membahas seputar pengantar ilmu mantik. Kali ini kita masuk ke dalam jantung atau inti pembahasan ilmu mantik yang pertama, yaitu al-kulliyyât al-khamsah. Dari segi kebahasaan, kulliyât itu...
SelengkapnyaDetailsPada tulisan sebelumnya, sudah disinggung tentang kull, kulliy, juz, dan juz'iy. Kalau Anda belum memahaminya, Anda boleh membaca tulisan sebelumnya. Kita melihat hanya berbeda sedikit secara lafaznya tapi pengaruhnya sangat signifikan. Jika...
SelengkapnyaDetailsPada tulisan sebelumnya sudah dijelaskan tentang mafhum dan mashdaq, juga sudah dikatakan bahwa mashdaq itu tidak harus juz'iy (haqiqiy), bisa saja ia merupakan kulliy. Kemudian pada tulisan sebelumnya juga sudah dijelaskan bahwa...
SelengkapnyaDetailsSebelumnya kita sudah membahas kulliy ditinjau dari berbagai sudut pandang, khususnya dari segi esensinya. Kali ini, kita akan membahas kulliy dari segi penunjukannya. Juga, pembahasan ini sangat penting, karena nanti akan membantu...
SelengkapnyaDetailsKali ini kita akan membahas lanjutan dari lafaz kulliy, yaitu kulliy ditinjau dari segi keterkaitannya dengan esensi (bi'tibar nisbatihi ilâ mâhiyyatihi). Di sini ada dua poin penting yaitu: 1) Kulliy dzâtiy. 2)...
SelengkapnyaDetailsSebelumnya, sudah dibahas tentang kulliy dari segi ada atau tidaknya di alam nyata. Tapi, kita juga harus mengetahui, bahwa kulliy itu memiliki keberlakuan terhadap individunya. Maksudnya, masing-masing dari individu yang ada di...
SelengkapnyaDetailsPada tulisan yang lalu, sudah dijelaskan bahwa kulliy itu tidak harus memiliki individu di alam nyata. Karena tolak ukur kulliy itu adalah tashawwur atau konsep kita terhadap sesuatu itu. Tulisan kali ini...
SelengkapnyaDetailsDialektika intelektual seputar turâts terus bergulir hingga hari ini, khususnya di dunia Timur Tengah sendiri. Jika kita membayangkan sesuatu yang...
Beberapa hari terakhir, sejak halaman resmi Facebook Madyafah Al-Syekh Al-‘Adawiy mengunggah video pendek (reels) yang menampilkan nasihat Syekh Salim Abu...
Pertanyaan ini hanya muncul jika sejak awal kita menerima bahwa Tuhan itu suci dari perubahan. Karena ketika Tuhan berkehendak, di...
Ajakan untuk kembali kepada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. merupakan niat mulia. Bagian dari keinginan dari keinginan kuat dalam mengamalkan...
Perdebatan antara ulama kalam dan filusuf mengenai apakah alam semesta kekal atau tidak, seperti sinar matahari jelasnya. Tidak perlu dipertanyakan...
Diverifikasi oleh: Maulana Syekh Bahtiar Nawir Menuju Tuhan adalah cita-cita terbesar, sekaligus utama bagi kita semua. Bukan hanya karena Dia...

Ruang Intelektual adalah komunitas yang dibuat untuk saling membagi pengetahuan.
© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.
© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.