• Tentang Kami
  • Tim Ruang Intelektual
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, Februari 18, 2026
Ruang Intelektual
  • Login
  • Daftar
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Ruang Intelektual
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Utama Ilmu Mantik

Empat Macam Wujud

Dars: Extra

Muhammad Said Anwar Oleh Muhammad Said Anwar
13 Oktober 2021
in Ilmu Mantik
Waktu Baca: 4 menit baca
Bagi ke FacebookBagi ke TwitterBagi ke WA

Pada sore hari, saya bersama teman melintasi tempat yang sangat ramai, ada yang pergi berbelanja, ada juga yang sama seperti saya, jalan-jalan juga, dan lain-lain. Tiba-tiba, ada perempuan di jalan cantik menawan yang mencuri perhatian kami. Meskipun hanya lewat beberapa detik saja, tapi bayangannya begitu lekat di akal. Setelah itu, saya berkata kepada teman “cewek yang lewat tadi, cantik ya ternyata“. Kemudian, pada suatu kesempatan saya menuliskan kata “cewek” itu di sini, tepat yang anda baca sekarang.

Dari cerita singkat itu, kita bisa mengajukan beberapa pertanyaan, apakah cewek yang lewat itu berada di alam nyata? Tanpa perlu berpikir lama, kita bisa menjawab kalau memang cewek itu ada di alam nyata. Keberadaan seperti ini, para filusuf dengan istilah “𝒘𝒖𝒋𝒖𝒅 𝒌𝒉â𝒓𝒊𝒋𝒊𝒚” atau eksistensi yang berada di alam nyata. Segala sesuatu di dunia ini, memiliki wujud tersebut.

Sandal yang saya pakai, handphone yang saya genggam, teman yang saya temani jalan, semuanya wujud khâriji atau biasa juga disebut sebagai wujud ‘ain.

Tapi, beberapa setelah itu, wujud wanita cantik tadi, sudah tidak ada depan mata saya dan kawan saya, tapi bayang-bayangnya masih ada di akal kita. Keber-ada-an yang hanya ada di akal ini disebut dengan “𝒘𝒖𝒋𝒖𝒅 𝒅𝒛𝒊𝒉𝒏𝒊𝒚” atau eksistensinya hanya ada di akal, bukan di alam nyata.

Terkait dengan wujud kedua ini, ada perdebatan panjang antara para mutakallimun dan para filusuf, apakah wujud dzihni ini, bisa dikatakan benar-benar ada di alam nyata? Para mutakallimun memgatakan tidak, sedangkan para filusuf mengatakan iya. Ini tidak akan saya bahas pada sesi ini, karena bukan tempatnya. Yang jelas, kita tahu bahwa wujud dzihni seperti ini konsepnya dan ada perbedaan pendapat.

Sederhananya begini, wujud dzihni itu hanyalah “pantulan” dari wujud khârijiy. Jika anda membayangkan semua benda yang ada di alam semesta ini, maka saat itu juga, ia menjadi wujud dzihniy.

Setelah saya membayangkan cewek cantik tadi, saya mulai melafazhkan kepada teman “cewek yang lewat tadi, cantik ya ternyata“. Saya sudah mengeluarkan lafazh “cewek” kepada teman saya, dan lafazh ini juga termasuk wujud. Wujud apa? Yang jelas bukan wujud khârijiy dan wujud dzihniy. Para mutakallimun menyebutnya dengan “𝒘𝒖𝒋𝒖𝒅 𝒍𝒂𝒇𝒛𝒉𝒊𝒚” atau wujud yang hanya sebatas pelafalan saja. Sebenarnya, dia hanyalah metafora saja, bukan lagi wujud yang sesungguhnya.

Setelah kita melihat, bahwa setiap wujud tadi, bisa ada dalam alam nyata (wujud khârijiy), bisa juga hanya sebatas bayangan (wujud dzihniy), juga bisa dilafalkan (wujud lafzhiy), dan ternyata juga bisa ditulis. Sekarang saya menuliskan, dan pada tulisan sesi ini, anda sudah berkali-kali membaca kata “cewek“. Tulisan ini juga wujud, tapi disebut dengan “𝒘𝒖𝒋𝒖𝒅 𝒌𝒉𝒂𝒕𝒕𝒊𝒚/𝒌𝒂𝒕𝒃𝒊𝒚” atau wujud yang hanya berupa tulisan saja.

Mahmud Abu Daqîqah menegaskan bahwa wujud khattiy ini hanyalah metafora saja (wujud majâzi), sementara wujud yang benar-benar wujud adalah wujud khârijiy.

Para filusuf menyebutkan wujud-wujud ini dengan istilah “marâtib al-Wujud” (tingkatan-tingkatan wujud). Apapun yang berada di alam nyata, maka wujudnya disebut wujud khârijiy (wujud eksternal/alam luar). Kemudian, ketika kita hanya membayangkan wujud itu, maka ia menjadi wujud dzihniy (wujud rasio). Lalu ketika kita melafalkan sesuatu itu, maka menjadi wujud lafzhi (wujud verbal). Dan selanjutnya, ketika dituliskan, maka menjadi wujud khattiy (wujud tekstual).

Timbul pertanyaan, Tuhan memiliki keempat wujud itu atau tidak? Jawaban paling singkat, tidak. Karena keempat wujud ini hanya berlaku pada hal-hal mumkinât (kontigen) saja. Dengan kata lain, keempat wujud ini, hanya berlaku pada alam. Tidak berlaku bagi Tuhan. Tuhan sudah dikeluarkan dari wujud ini, sebagaimana ketika kita membahas maqûlat al-‘Asyarah, Tuhan tidak termasuk dalam kategori apapun.

Mengapa? Jika Tuhan memiliki wujud khârijiy, maka secara Tidak langsung, kita membatasi Tuhan dengan alam yang terbatas ini. Jika Tuhan memiliki wujud dzihniy, maka Tuhan sudah serupa dengan sesuatu yang ada di akal kita, sedangkan Tuhan tidak serupa dengan apapun. Wujud dzihniy itu, berkaitan dengan esensi (mâhiyyah), sedangkan Tuhan tidak memiliki esensi.

Tapi, itu tergantung bagaimana kita menerjemahkan atau menkonsepsikan “wujud khârijiy” ini. Jika kita menerjemahkan wujud khârijiy ini sebagai sesuatu yang ada di alam semesta, sudah tentu kita berkata tidak, sebab Tuhan tidak bertempat. Tapi, kalau kita memahami keberlakuan wujud khârijiy bagi Tuhan sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, tidak bertempat, tidak berarah, tidak ada di dalam maupun di luar alam, maka bisa saja kita berkata iya. Tuhan memiliki wujud khârijiy dengan “konsep yang demikian”. Tuhan memiliki wujud yang independen, bukan sekedar imajinasi.

Lalu bagaimana dengan wujud lafzhi dan wujud khattiy? Seperti yang sudah dijelaskan, jika keduanya hanya metafora saja, tidak menunjukkan wujud asli. Ketika saya mengatakan “cewek” dan menuliskan kata “cewek” maka keduanya tidak membentuk wujud aslinya. Lafazh ya lafazh, tulisan ya tulisan.

Tuhan tidaklah bukan sesuatu yang terlafalkan, bukan sesuatu yang tertuliskan, bukan juga sesuatu yang terbayangkan, bukan juga sesuatu yang ada di alam semesta ini, tapi Dia adalah wujud yang independen, tidak berada di dalam alam semesta, tidak juga di luar alam, tidak berarah, juga tidak bertempat.

Kesimpulannya, wujud itu ada empat; 1) Wujud khârijiy, yang keberadaannya ada di alam nyata. 2) Wujud dzihniy, yang keberadaannya ada di akal. 3) Wujud lafzhi, yang sebatas pelafalan saja. 4) Wujud khattiy/katbiy. Wujud yang benar-benar hakiki adalah yang pertama. Wujud dzihniy, wujudnya diperselisihkan oleh para mutakallimun dan filusuf, sedangkan wujud lafzhiy dan khattiy, hanyalah metafora saja, bukan wujud asli (wujud majâzi).

Wallahu a’lam.

Tags: filsafatlogika
Artikel Sebelumnya

Blak-Blakan Seputar Pendidikan

Artikel Selanjutnya

Apakah Filsafat itu Sulit?

Muhammad Said Anwar

Muhammad Said Anwar

Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan. Mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di MI MDIA Taqwa 2006-2013. Kemudian melanjutkan pendidikan SMP di MTs MDIA Taqwa tahun 2013-2016. Juga pernah belajar di Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Al-Imam Ashim. Lalu melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MANPK) Kota Makassar tahun 2016-2019. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo tahun 2019-2024, Fakultas Ushuluddin, jurusan Akidah-Filsafat. Setelah selesai, ia melanjutkan ke tingkat pascasarjana di universitas dan jurusan yang sama. Pernah aktif menulis Fanspage "Ilmu Logika" di Facebook. Dan sekarang aktif dalam menulis buku. Aktif berorganisasi di Forum Kajian Baiquni (FK-Baiquni) dan menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) di Bait FK-Baiquni. Menjadi kru dan redaktur ahli di media Wawasan KKS (2020-2022). Juga menjadi anggota Anak Cabang di Organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Pada umur ke-18 tahun, penulis memililki keinginan yang besar untuk mengedukasi banyak orang. Setelah membuat tulisan-tulisan di berbagai tempat, penulis ingin tulisannya mencakup banyak orang dan ingin banyak orang berkontribusi dalam hal pendidikan. Kemudian pada umurnya ke-19 tahun, penulis mendirikan komunitas bernama "Ruang Intelektual" yang bebas memasukkan pengetahuan dan ilmu apa saja; dari siapa saja yang berkompeten. Berminat dengan buku-buku sastra, logika, filsafat, tasawwuf, dan ilmu-ilmu lainnya.

Artikel Selanjutnya
Apakah Filsafat itu Sulit?

Apakah Filsafat itu Sulit?

ARTIKEL TERKINI

Turâts dan Realitas; Sorot Syekh Ahmad Thayyib
Pemikiran

Turâts dan Realitas; Sorot Syekh Ahmad Thayyib

Dialektika intelektual seputar turâts terus bergulir hingga hari ini, khususnya di dunia Timur Tengah sendiri. Jika kita membayangkan sesuatu yang...

Oleh Muhammad Said Anwar
18 Februari 2026
Majelis Ilmu dan Salawatan; Syarah Nasihat Syekh Salim Abu ‘Ashi
Tulisan Umum

Majelis Ilmu dan Salawatan; Syarah Nasihat Syekh Salim Abu ‘Ashi

Beberapa hari terakhir, sejak halaman resmi Facebook Madyafah Al-Syekh Al-‘Adawiy mengunggah video pendek (reels) yang menampilkan nasihat Syekh Salim Abu...

Oleh Muhammad Said Anwar
11 Februari 2026
Kalau Tuhan Suci dari Perubahan, Kenapa Dia Berkehendak?
Ilmu Kalam

Kalau Tuhan Suci dari Perubahan, Kenapa Dia Berkehendak?

Pertanyaan ini hanya muncul jika sejak awal kita menerima bahwa Tuhan itu suci dari perubahan. Karena ketika Tuhan berkehendak, di...

Oleh Muhammad Said Anwar
10 Februari 2026
Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis
Tulisan Umum

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Ajakan untuk kembali kepada Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. merupakan niat mulia. Bagian dari keinginan dari keinginan kuat dalam mengamalkan...

Oleh Muhammad Said Anwar
18 Januari 2026
Apakah Alam Semesta itu Kekal?
Filsafat

Apakah Alam Semesta itu Kekal?

Perdebatan antara ulama kalam dan filusuf mengenai apakah alam semesta kekal atau tidak, seperti sinar matahari jelasnya. Tidak perlu dipertanyakan...

Oleh Muhammad Said Anwar
17 Januari 2026
Brain Rot, Distraksi, dan Fokus Menuju Tuhan
Tasawuf

Brain Rot, Distraksi, dan Fokus Menuju Tuhan

Diverifikasi oleh: Maulana Syekh Bahtiar Nawir Menuju Tuhan adalah cita-cita terbesar, sekaligus utama bagi kita semua. Bukan hanya karena Dia...

Oleh Muhammad Said Anwar
8 Januari 2026

KATEGORI

  • Adab Al-Bahts
  • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Biografi
  • Filsafat
  • Fisika
  • Ilmu Ekonomi
  • Ilmu Firaq
  • Ilmu Hadits
  • Ilmu Kalam
  • Ilmu Mantik
  • Ilmu Maqulat
  • Karya Sastra
  • Matematika
  • Nahwu
  • Nukat
  • Opini
  • Pemikiran
  • Penjelasan Hadits
  • Prosa Intelektual
  • Sastra Indonesia
  • Sejarah
  • Tasawuf
  • Tulisan Umum
  • Ushul Fiqh

TENTANG

Ruang Intelektual adalah komunitas yang dibuat untuk saling membagi pengetahuan.

  • Tentang Kami
  • Tim Ruang Intelektual
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Daftar

Buat Akun Baru!

Isi Form Di Bawah Ini Untuk Registrasi

Wajib Isi Log In

Pulihkan Sandi Anda

Silahkan Masukkan Username dan Email Anda

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ilmu Bahasa Arab
    • Nahwu
    • Sharaf
    • Balaghah
    • ‘Arudh
    • Qafiyah
    • Fiqh Lughah
    • Wadh’i
  • Ilmu Rasional
    • Ilmu Mantik
    • Ilmu Maqulat
    • Adab Al-Bahts
    • Al-‘Umȗr Al-‘Ammah
  • Ilmu Alat
    • Ulumul Qur’an
    • Ilmu Hadits
    • Ushul Fiqh
  • Ilmu Maqashid
    • Ilmu Kalam
    • Ilmu Firaq
    • Filsafat
    • Fiqh Syafi’i
    • Tasawuf
  • Ilmu Umum
    • Astronomi
    • Bahasa Inggris
    • Fisika
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sastra Indonesia
    • Sejarah
  • Nukat
    • Kitab Mawaqif
  • Lainnya
    • Biografi
    • Pemikiran
    • Penjelasan Hadits
    • Tulisan Umum
    • Prosa Intelektual
    • Karya Sastra
    • Ringkasan Buku
    • Opini
    • Koleksi Buku & File PDF
    • Video

© 2021 Ruang Intelektual - Mari Berbagi Pengetahuan.